Tue. Jul 7th, 2020

Haber Diyarbakir

Haber Diyarbakir – Berita dan informasi terkini di Turkey

Diyarbakir, Kota Tua di Turki

Diyarbakir, Kota Tua di Turki – Turki merupakan negara dengan banyak destinasi wisata yang mengandung sejarah serta keagamaan, terutama sejarah mengenai keislaman yang ada di Turki. Negara Turki sendiri dipimpin dan dikepalai oleh Sultan dengan mayoritas penduduk beragama muslim. Meskipun dikenal sebagai salah satu negara muslim, Turki tidak membedakan warganya berdasarkan agama dan justru mengembangkan tingkat toleransi yang tinggi antar umat manusia. Termasuk juga terhadap turis atau wisatawan yang hendak berlibur ke negara tersebut.

Turki dikenal sebagai salah satu negara di Timur Tenga yang memiliki banyak tempat wisata yang bersejarah, memiliki banyak sekali kota tua bersejarah dengan berbagai tempat wisata menarik dan unik yang berada di dalamnya. Salah satu kota tua di Turki yang setiap tahunnya ramai dikunjungi oleh para wisatawan yang datang ke turki adalah kota Diyarbakir. Diyarbakir merupakan salah satu kota tertua di Turki yang terletak di sebelah timur Turki. Kota Diyarbakir disebut sebagai salah satu kota tua karena memiliki sejarah awal peradaban penduduk Turki yang ditandai dengan berbagai penemuan serta peninggalan bangunan sejarah yang masih dilestarikan hingga saat ini. Objek wisata bersejarah yang berada di kota Diyarbakir antara lain peninggalan Masjid Ali Pasha, Masjid Nebi, Taman Seyrangeha, Jembatan Silvan, Diyarbakir City Wall, serta Gazi Pavillion.

Semua objek wisata yang telah disebutkan merupakan sebagian kecil tempat wisata bersejarah yang berada di kota Diyarbakir. Selain itu juga, pada setiap tahunnya kota Diyarbakir akan ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati pemandangan kota tua Diyarbakir serta menikmati objek wisata bersejarah yang ada di kota tersebut. Kota Diyarbakir sendiri merupakan kota yang dulunya merupakan salah satu jajahan bangsa Roma pada tahun 300 sebelum masehi. Pada tahun 630 sebelum masehi, kota tersebut diambil alih dan diubah menjadi kota muslim. Pada abad ke 20, kota Diyarbakir dipimpin oleh Sultan Ottoman yang menjadikannya salah satu kota dengan jumlah penduduk terbanyak di Turki dan terus terjadi peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya. Namun pada tahun 1990, terjadi urbanisasi yang menjadikan kota Diyarbakir memiliki jumlah penduduk sebanyak 400.000 jiwa.

Dengan adanya hal tersebut, menjadikan tingkat kekerasan serta kriminalitas di kota Diyarbakir menjadi meningkat. Meningkatnya kasus kekerasan dan kriminalitas yang terjadi di pusat kota Diyarbakir menyebabkan banyak penduduk yang mengungsi atau pindah ke daerah pedesaan dan pinggiran kota Diyarbakir. Pindahnya penduduk menuju pedesaan dan pinggiran kota Diyarbakir menjadikan pusat kota Diyarbakir menjadi sepi dan hanya meninggalkan bangunan-bangunan bersejarah yang berada di pusat kotanya. Selain itu juga, kota Diyarbakir dikenal sebagai kota yang dulunya mempunyai bisnis judi bola terbesar pada saat berada di bawah kepemimpinan Sultan Ottoman dan menjadi salah satu kota termaju di Turki karena memiliki bisnis judi yang besar dan banyak mempunyai banyak dampak dalam pembangunan kota Diyarbakir.

Tentang Kota Diyarbakir di Turki

Tentang Kota Diyarbakir di Turki – Negara Turki dikenal sebagai salah satu negara islam yang berada di bagian Timur Tengah karena mayoritas penduduknya menganut agama islam. Selain itu juga, negara Turki memiliki sejarah peradaban islam yang sangat panjang dan penuh dengan perjuangan untuk mendeklarasikan serta mendirikan agama islam di negara tersebut. Turki merupakan negara kesultanan yang dipimpin oleh Sultan dan para menterinya dalam pemerintahan. Meskipun merupakan salah satu negara islam di Timur Tengah, Turki tidak tidak pernah memperlakukan penduduknya berdasarkan agama yang dipeluk serta membebaskan masyarakatnya untuk memilih dan memeluk agama yang dipercayai.

Meskipun disebut sebagai negara dengan jumlah penduduk yang mayoritas memeluk agama islam, banyak juga penduduk di Turki yang menyukai permainan di situs judi online terpercaya yang dilarang oleh agamanya. Selain itu juga, Turki merupakan negara yang memiliki sejarah panjang mengenai peradaban penduduk Turki yang ditandai dengan beragam penemuan bangunan serta benda bersejarah yang ada di setiap kota di Turki. Salah satu kota yang terkenal dengan sejarah mengenai peradaban Turki adalah kota Diyarbakir. Kota Diyarbakir merupakan kota yang terletak di bagian timur Turki. Kota Diyarbakir merupakan kota yang dijadikan destinasi wisata saat liburan panjang dan menjadi kota tertua yang memiliki banyak situs peninggalan sejarah peradaban Turki.

Kota Diyarbakir sendiri dikenal sebagai kota administrasi terbesar pada masanya sampai terjadi urbanisasi yang menyebabkan banyak sekali perpindahan penduduknya ke daerah pusat menuju daerah di pedesaan atau pinggiran kota. Tingginya tingkat kekerasan serta kriminalitas yang terjadi di pusat kota Diyarbakir membuat banyak penduduk yang mengungsikan diri pada pinggiran kota hingga pedesaan setempat untuk menghindari kekerasan serta kriminalitas yang terjadi di pusat. Dengan adanya hal tersebut, pusat kota Diyarbakir yang semula ramai dengan baragam kegiatan administrasi berubah menjadi sepi. Banyak bangunan-bangunan yang dibiarkan terbengkalai tanpai dihancurkan. Kota Diyabakir pada awalnya merupakan kota yang dikuasai oleh bangsa Roma pada abad ke 3 yang dipimpin oleh Kaisar Constantius II. Pada masa kekaisaran Constantius II, penduduk banyak membangun tembok keliling pada kota untuk menciptakan perbatasan serta melindungi kota dari serangan musuh.

Pada tahun 639 sebelum masehi, kota Diyarbakir jatuh ke tangan bangsa Arab yang kemudian dikendalikan dan diubah menjadi kota islam. Pada saat masa pemerintahan Sultan ottoman, kota Ditarbakir menjadi kota adminsitrasi yang penting bagi Turki sehingga tidak mengherankan jika setiap tahunnya jumlah penduduk di kota Diyarbakir akan meningkat pada masa tersebut. Akan tetapi, akibat tingkat kekerasan dan kriminalitas yang tinggi menjadikan penduduknya mengungsi ke pedesaan atau pinggiran kota dan meninggalkan banyak bangunan. Namun dengan banyaknya bangunan-bangunan yang terbengkalai dan masih berdiri saat ini, menjadi objek wisata kota Diyarbakir yang pada setiap tahunnya ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai belahan dunia. Para wisatawan tersebut banyak yang penasaran serta ingin menikmati sejarah Turki melalui kota Diyarbakir.

Mengenal Sejarah Salah Satu Kota Tertua di Turki

Mengenal Sejarah Salah Satu Kota Tertua di Turki

Mengenal Sejarah Salah Satu Kota Tertua di Turki – Turki merupakan salah satu negara islam yang berada di wilayah Timur Tengah. Dengan jumlah penduduk mayoritas memeluk agama islam, menjadikan banyak kota di negara Turki banyak menerapkan hukum dan peraturan islami yang harus dipatuhi. Meskipun msyoritas penduduk memeluk agama islam, namun tingkat toleransi yang diberikan kepada pemeluk agama lain sangat tinggi. Bahkan hukum dan peraturan yang ada disana sangat menghargai warga negaranya bukan berdasarkan agama yang dipeluknya.

Sebagai salah satu negara islam di Timur Tengah, Turki memiliki banyak cerita bersejarah sebelum mencapai konstitusi negara seperti saat ini. Dengan banyaknya sejarah yang terjadi di Turki, banyak kota-kota di Turki yang menjadi saksi bisu akan peradaban bangsa Turki yang ada saat ini yang dikenal sebagai bangsa Kurdish. Salah satu kota dengan cerita sejarah yang menarik adalah kota Diyarbakir. Kota Diyarbakir merupakan kota salah satu kota tertua yang ada di Turki. Pada kota Diyarbakir, banyak ditemukan beragam situs bersejarah serta berbagai peninggalan bersejarah berbagai bangsa yang pernah menempati kota Diyarbakir. Dengan keanekaragaman sejarah yang ditinggalkan di kota Diyarbakir menjadikan kota tersebut dikenal dengan kota multi cultural atau kota dengan banyak kebudayaan di sana.

Kota Diyarbakir bukan hanya dihuni oleh bangsa Kurdish saat ini, tapi sebelumnya pernah dihuni oleh bangsa Roma, bangsa Persia, hingga bangsa Arabia. Saat kota Diyarbakir dihuni oleh bangsa Roma dan dipimpin oleh kekaisaran Constantius II, penduduk kota Diyarbakir membangun tembok keliling di sekitaran kota Diyarbakir. Tembok keliling tersebut berguna sebagai pertahanan diri terhadap serangan musuh pada masa peperangan saat ini. Tembok keliling yang memiliki panjang 53 meter tersebut, saat ini dikenal sebagai City Walls. City walls dimasukan sebagai salah satu warisan dunia bersejarah dari Turki dan dilindungi oleh UNESCO.

Mengenal Sejarah Salah Satu Kota Tertua di Turki

Setelah bangsa Roma kalah dalam peperangan, bangsa Persia menduduki kota Diyarbakir dan melakukan banyak reformasi pemerintahan serta pembangunan tempat bersejarah lainnya. Namun kekuasaan bangsa Persia tidak terlalu lama, banyak bangsa lain yang juga mencoba merebut kota Diyarbakir. Hingga terakhir, kota Diyarbakir di duduki oleh bangsa Arab yang kemudian mendeklarasikan diri sebagai kota islami. Pada saat pemerintahan Sultan Ottoman, banyak sekali pembangunan islami yang dipeuntukan masyarakat islam. Selain itu, beberapa bangunan yang memiliki arsitektur bergaya Roma dan Persia, tidak diruntuhkan tetapi diperbaiki ulang dan digabungkan dengan arsitektur islami.

Tempat Wisata Populer di Kota Diyarbakir, Turki

Tempat Wisata Populer di Kota Diyarbakir, Turki

Tempat Wisata Populer di Kota Diyarbakir, Turki – Diyarbakir merupakan salah satu kota tertua di di Turki yang memiliki banyak sekali bangunan peninggalan bersejarah. Kota Diyarbakir pada awalnya merupakan kota yang dikuasai bangsa Roma, akan tetapi terjadi perebutan kekuasaan dan akhirnya kota Diyarbakir dikuasai oleh bangsa Arab. Setelah dikuasai oleh bangsa Arab, kota Diyarbakir dideklarasikan menjadi kota islami yang sebagian besar penduduknya memeluk agama islam. Pada masa pemerintahan Sultan Ottoman, kota Diyarbakir merupakan kota administrasi yang sangat mendukung dalam pemerintahan di Turki.

Sebagi kota administrasi terbesar saat itu, tidak mengherankan jika Kota Diyarbakir memiliki jumlah penduduk yang lebih banyak dibandingkan kota lain. Dengan jumlah penduduk yang banyak tersebut, perekonomian Kota Diyarbakir menjadi tergerak karena tersedianya banyak tenaga kerja. Disamping itu juga dengan jumlah penduduk yang banyak, tingkat kekerasan dan kriminalitas di kota Diyarbakir juga tinggi, sehingga terjadi perpindahan besar-besaran dari pusat kota Diyarbakir menuju daerah pinggiran kota dan pedesaan untuk menghindari kejahatan di pusat kota. Banyaknya penduduk yang melakukan perpindahan, meninggalkan banyak bangunan pemerintah dan sektor industri yang ada di pusat kota Diyarbakir. Bangunan-bangunan yang ditinggalkan tersebut, berubah menjadi bangunan kosong yang terbengkalai.

Namun saat ini, bangunan yang semula terbengkalai, dapat diaktifkan kembali menjadi objek wisata bersejarah dari kota Diyarbakir. Pada beberapa bangunan bersejarah, dilakukan renovasi dan perbaikan ulang agar bangunan bersejarah yang pernah menjadi kebanggan kota Diyarbakir tidak runtuh dan bersatu dengan tanah kering. Salah satu bangunan bersejarah yang saat ini masih utuh dan menjadi objek wisata populer di kota Diyarbakir adalah bangunan City Walls. City walls merupakan objek wisata sekaligus peninggalan sejarah yang dibangun pada masa bangsa Roma yang dipimpin oleh Kaisar Constantius II. City walls merupakan tembok besar yang mengelilingi kota Diyarbakir dan merupakan salah satu peninggalan bersejarah di kota Diyarbakir. City walls memiliki panjang hampir 53 meter dan berfungsi sebagai pelindung kekaisaran Roma di Diyarbakir pada masa itu.

Peperangan akibat perebutan kekuasaan yang terjadi di kota Diyarbikar diabadikan dalam beberapa coretan atau goresan di city walls sebagai bentuk pemberitahuan mengenai sejarah kota Diyarbikar. Pada tembok sepanjang 53 meter tersebut terdapat beberapa gerbang dan menara yang masing-masing pada gerbang dan menara tersebut terdapat cerita bersejarah mengenai perebutan kekuasaan di kota Diyarbakir. Dalam perebutan kekuasaan di kota Diyarbakir, sudah banyak terjadi peperangan antara kekaisaran Roma, Kesultanan Persia, bangsa Arab, serta bangsa Ayyubids dan Marwanids yang ikut berperan dalam perebutan kota Diyarbakir. Bahkan banyak juga dituliskan sejarah kota tersebut saat berada di bawah pimpinan Sultan Ottonom yang terkenal. City walls hanya salah satu contoh tempat wisata populer yang ada di Kota Diyarbakir. Masih banyak bangunan populer peninggalan sejarah lainnya yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Objek Wisata Agama di Kota Diyarbakir

Objek Wisata Agama di Kota Diyarbakir – Kota Diyarbakir merupakan kota tertua di Turki yang memiliki banyak sekali destinasi wisata bersejarah. Pada setiap tahunnya, kota Diyarbakir akan ramai dikunjungi oleh wisatawan yang sekedar ingin menikmati pemandangan kota dengan sebagian besar pasir dan bebatuan tersebut. Bisa juga wisatawan yang tertarik dengan cerita sejarah pada bangunan bersejarah yang ada di kota Diyarbakir.

Kota Diyarbakir merupakan kota yang dikenal sebagai pusat administrasi pada masa dulu, akan tetapi terjadi perpindahan penduduk secara masal menuju daerah pinggiran kota dan pedesaan. Dengan banyaknya penduduk yang meninggalkan pusat kota Diyarbakir, menjadikan kota tersebut sepi dan banyak bangunan kosong yang tidak terurus. Namun pada tahun 2014, pemerintah Turki kembali merenovasi situs bangunan bersejarah yang ada di Kota Diyarbakir dan membukanya untuk wisatawan.

Dengan adanya hal tersebut, kota Diyarbakir kembali ramai dengan kehidupan penduduk lokal serta wisatawan asing yang ingin menghabiskan waktu liburan di kota tersebut. Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi objek wisata suci keagaman di kota Diyarbakir, berikut beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi secara gratis.

• Masjid Agung Diyarbakir
Masjid agung Diyarbakir atau yang biasa disebut dengan Ulu Cami merupakan salah satu objek wisata populer dari kota Diyarbakir, Turki. Masjid tersebut merupakan bangunan yang dibangun pada masa kekaisaran Roma di Kota Diyarbakir dan mengalami konstruksi ulang setelah kota Diyarbakir dikuasai oleh bangsa Arab dan mendeklarasikan diri sebaagai kota islam.

Masjid agung Diyarbakir menjadi destinasi wisata favorit wisatawan lantaran cerita sejarah keagamaan yang ada pada bangunan tersebut. Selain itu juga, arsitektur yang digunakan bangunan merupakan arsitektur unik, dimana menggabungkan peninggalan banga Roma yang notabennya mirip dengan bangunan gereja dan disatukan dengan arsitektur islami. Dengan dua wujud arsitektur yang berbeda, menjadikan bangunan tersebut sebagai bangunan yang unik dan menarik.

Untuk bisa menemukan objek wisata Ulu Cami tidak terlalu sulit karena tempat wisata tersebut terletak di pusat kota Diyarbakir. Bukan hanya itu juga, objek wisata masjid agung Diyarbakir merupakan objek wisata yang sangat bersih dan memiliki banyak tempat teduh yang dapat dijadikan tempat beristirahat dan sambil bermain judi online di situs terpercaya.

• Masjid Ali Pasha
Masjid Ali Pasha merupakan salah satu masjid besar sekaligus tempat wisata suci keagaam yang berada di kota Diyarbakir, Turki. masjid Ali Pasha merupakan masjid yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ottoman pada tahun 1572 hingga periode pemerintahan Sultan Selim II. Pada bangunannya, terdapat satu buah kubah besar yang dijadikan pusat bangunan. Arsitektur yang digunakan merupakan arsitektur unik dan menyatukan beberapa kebudayaan islam tradisional.

Masih banyak objek wisata keagamaan dari kota Diyarbakir yang bisa wisatawan kunjungi ,namun tetap menjaga kesopanan pada daerah setempat.

3 Tempat Wisata Terkenal di Kota Diyarbakir

3 Tempat Wisata Terkenal di Kota Diyarbakir

3 Tempat Wisata Terkenal di Kota Diyarbakir – Bukan rahasia lagi jika negara Turki merupakan negara yang memiliki banyak wisata bersejarah yang populer. Tidak mengherankan juga apabila setiap tahun jumlah pengunjung yang mengunjungi lokasi wisata di Turki semakin meningkat. Salah satu kota yang memiliki banyak tempat wisata populer adalah kota Diyarbakir.

Kota Diyarbakir merupakan kota yang terletak di sebelah timur Turki dan merupakan salah satu kota yang memiliki banyak sekali objek wisata. Berikut beberapa objek wisata populer dari kota Diyarbakir.

• City walls
Merupakan objek wisata dari Kota Diyarbakir, Turki yang masuk dalam UNESCO. City walls merupakan tembok sepanjang kurang lebih 53 meter yang dibangun pada sekeliling kota Diyarbakir. Tembok tersebut dibangun pada saat kekaisaran Roma di Diyarbakir yang berguna untuk melindungi kota Diyarbakir dari serangan musuh saat masih dikuasai oleh kekaisaran Roma di bawah pimpinan Contantius II.

Pada city walls, teradapat beberapa gerbang dan menara pengawas yang bisa digunakan untuk melihat pemandangan kota Diyarbakir dari atas. Selain itu juga, pada city walls banyak terukir cerita sejarah mengenai peperangan yang terjadi di kota Diyarbakir demi merebut kekuasaan dan pemerintahan.

Kota Diyarbakir awalnya di duduki oleh bangsa Roma, namun pada akhirnya di duduki bangsa Arab yang mendeklarasikan diri menjadi kota islami. Pada setiap city walls, pengunjung akan menemukan beragam cerita bersejarah yang sangat mendidik, sehingga tidak mengherankan jika objek wisata tersebut masuk dalam situs bersejarah di UNESCO.

SONY DSC

• Ulu Cami
Ulu Cami atau yang bisa disebut dengan masjid agung Diyarbakir merupakan bangunan bersejarah terbesar yang terletak di pusat kota Diyarbakir. Bangunan tersebut merupakan masjid dengan perpaduan arsitektur gereja pada masa kekaisaran Roma dan kembali dibangun dengan ditambahkan arsitektur islami.

Dengan perpaduan arsitektur yang unik tersebut,tidak mengherankan jika banyak sekali pengunjung atau wisatawan yang menjadikan Ulu Cami sebagai destinasi utama dalam berlibur ke kota Diyarbakir, Turki. Selain itu juga, masjid agung Diyarbakir dapat dikunjungi secara gratis dengan syarat mematuhi segala peraturan yang ditetapkan dan menjaga kesopanan di dalam bangunan.

Ulu Cami juga merupakan tempat wisata yang kebersihannya sangat terjaga sehingga para wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut dan ketahuan membuat kotor tempat tertentu atau dengan sengaja merusak dan mengotori objek wisata yang bersangkutan, akan dikenakan peringatan keras dan denda yang cukup besar oleh pemerintah setempat.

• Hasan Pasa Hani
Hasan Pasa hani merupakan pusat perbelanjaan tradisional yang dekat dengan Ulu Cami. Pada Hasan Pasa Hani, pengunjung dapat mnikmati waktu berbelanja di dalam bangunan yang dibangun dengan arsitektur islam kuno yang unik dan indah. Selain itu juga, pada pusat Hasan Pasa Hani juga terdapat ruang terbuka yang diidi dengan banyak meja dan tempat duduk. Umumnya para pengunjung menggunakana meja dan tempat duduk tersebut sebagai tempat bersantai dan tempat makan setelah berbelanja di toko-toko yang ada di Hasan Pasa Hani.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!